Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi burung kenari, kamu bisa memberikan suplemen tambahan seperti TestoBirdBooster (TBB) yang dapat membantu burung agar rajin berbunyi.
Selain pakan utama yang berupa biji-bijian, kenari juga membutuhkan makanan tambahan atau ekstra fooding secara rutin, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Pakan tambahan dapat disajikan dengan bervariasi, misalnya dengan sayur dan buah dipotong kecil-kecil lalu dicampurkan menjadi satu, kemudian dimasukkan dalam cepuk tersendiri.
Pemberian daun-daunan hijau dapat dijadikan sebagai pakan tambahan yang berasal dari tanaman liar. Daun-daunan dari tanaman krokot dan mengkudu dipercaya mampu membuat suara kenari menjadi lebih jernih dan lebih lepas ketika berkicau.
Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat membuat kenari tidak nyaman, sehingga malas untuk berbunyi. Lokasi atau tempat untuk menggantung sangkar sering terkena polusi udara. Misalnya polusi yang muncul dari asap pembakaran sampah atau knalpot kendaraan bermotor. Burung sering terganggu binatang lain seperti kucing, tikus atau hewan predator lain. Burung terlalu sering digantung di tempat yang sering terkena angin kencang atau berada dekat dari Sumber angin seperti kipas angin, blower, atau kompresor AC. Pakan dan air minum kurang diperhatikan, Misalnya kenari selalu kekurangan pakan atau air minum lantaran pemilik malas mengganti atau menambah pakan atau air minum. Sangkar terlalu kotor, sehingga menjadi sarang bakteri atau parasit yang kemudian menginfeksi burung dan menyebabkannya jarang berbunyi
Comments
Post a Comment